Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Cinta :

Jangan ki r a melihat aku be r ce r ita tanpa habisn y a tentang Dimas membuatmu mena r ik kesimpulan bahwa aku selalu men car i seluk beluk tentangn y a. Tidak, kau salah. Ketika aku memasuki semeste r pe r tama sekolah menengah aku memang melakukann y a pada kakak tingkatku. Tapi kini tidak lagi. Aku melihat kegiatan stalking sepe r ti itu kini han y alah kesia-siaan. Aku be r hadapan dengan o r ang-o r ang y ang sangat asing. Datang da r i selu r uh da r atan dan be r ada dalam satu sekat sama y aitu kampus. Menca r i-ca r i tahu tentang minimal satu da r i me r eka akan menuntunmu pada masalah. Pada masa lalu y ang me r eka tutupi dan masih menggendongn y a tanpa kau sada r i. Ketika aku tahu Dimas lah laki-laki pe r tama di kelas kami y ang membangkitkan gai r ah  keingintahuanku tentangn y a. Kami bica r a saat duduk be r hadapan di pe r pustakaan lalu r asa n y aman membuatku ingin te r us menca r i kesempatan be r dekatan dengann y a. Tidak apa jika tidak sali...

Big Bad Wolf, Bukankah Lebih Baik Menahan Diri?

Gambar
Beberapa orang tergila-gila dengan barang berlabel import dan membelinya tanpa berpikir dua kali. Ada yang saking sukanya dengan action figure hingga menjadikannya sebuah investasi sekaligus memuaskan hobi. Tidak jarang ada yang menghabiskan tabungannya hanya untuk membeli gawai terbaru atau sekadar bolak-balik Jakarta-Singapure seolah itu jadi cerita fantastis pernah menginjakkan kaki di sebuah negeri yang sebenarnya kekurangan lahan memadai. Satu tahun telah berlalu ketika bazar buku murah asal Malaysia Big Bad Wolf diadakan di Indonesia. Tahun 2016 adalah kunjungan pertama kalinya yang disingkat BBW di Jakarta. Respon yang diterima sangat besar. Sampai-sampai antrean tiket masuk membludak hingga pengunjung rela antre berjam-jam. Tidak hanya di bagian pintu masuk, pengunjung harus rela menunggu antrean yang mengular panjang di bagian kasir. Petugas tidak kuasa menahan antusiasme pengunjung yang berubah liar hingga membuat sususan buku mejadi kacau balau. Suasana B i...

Jalan-Jalan : Hari Jadi TNI AU 71

Gambar
Langit masih gelap ketika ponselku meraung- raung memaksaku bangun. Itu baru pukul empat pagi, ibu penjaja warung makan sebelah belum membuka tirai dan aku mendahuluinya. Bagus sekali, setelah melek beberapa menit dan usaha panjang merangkak turun dari ranjang aku tahu sudah waktunya bergegas.  Aku menunda kepulanganku ke rumah bapak ketika mendengar kabar akan ada perayaan hari jadi Tentara Nasional Indonesia. Acaranya diadakan Minggu pagi berbarengan dengan kegiatan rutin Car Free Day. Sempat ada keraguan antara lebih baik aku pulang atau mengikuti kegiatan parade hari jadi itu. Toh tidak ada tiket yang harus dibayarkan karena acara ini gratis.Dan tahun ini firasatku mengatakan akan jadi yang paling meriah juga terhebat dari tahun-tahun sebelumnya.  Tidak ingin bangun terlambat dan ingin menghindari macet menuju LanUd Halim, aku tidur lebih awal dengan pe r asaan tidak sabar. Aku ingin malam segera berlalu dan menyambut pagi dengan hati r iang.  ...