Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Chapter 4: Kisahku Di Nalfisosrata

Jika kamu adalah mahasiswa baru di jurusan Pendidikan Geografi, kamu haruslah mengikuti kegiatan fisik bernama Nalfisosrata. Nalfisosrata adalah kegiatan yang diadakan oleh (katanya) jurusan untuk menyambut mahasiswa baru di jurusan ini. Agenda ini wajib diselenggarakan oleh pengurus BEMP. Beberapa angkatan akan ikut hadir di saat malam keakraban. Dan kegiatan ini juga berupa pelatihan fisik dan mental untuk menempa kalian sebagai seorang mahasiswa Geografi. Acara ini hanya berselang satu bulan setelah masa pengenalan akademik. Dan kegiatan ini memakan biaya yang SANGAT BESAR. Walaupun digembar-gemborkan tidak ada pungutan liar diluar UKT kami, tapi ada saja hal hal kegiatan seperti ini yang mengharuskan kami mengeluarkan uang kembali. Acara ini mengharuskan kami mwmbayar uang sebesar Rp. 200.000 dan tidak termasuk dengan perlengkapan dan logistik untuk kebutuhan selama tiga hari disana. Akan aku ceritakan nanti berapa besar yang aku keluarkan hanya untuk kegiatan ini. Selain...

Chapter 3 : Berjalan Layaknya Maba

Gambar
"Moving on is simple, it's what we leave behind that's hard."  Aku mengamininya, tapi rasanya kata-kata itu sulit sekali untuk dilakukan. Sebulan berlalu setelah aku resmi ditetapkan sebagai mahasiswi UNJ kampus yang katanya "kampus hijau". Aku tidak megerti kenapa kami disebut mahasiswa. Kata pembicara-pembicara yang naik mimbar saat kami dikumpulkan di satu tanah lapang yang besar kami adalah Agen of Change. Kami adalah Iron Stock yang nanti pada masanya akan menggantikan pendahulu kami, senior-senior yang telah mengukir sejarah kampus kami untuk berbakti demi negeri. Tapi pasalnya kami ini hanya pelajar, aku adalah pelajar, dan aku terbuang. Sudah tradisi di jurusanku untuk menghadiri kegiatan luar ruang bernama Nalfisosrata. Aku tidak tahu angkatanku sudah jadi rangkaian yang keberapa, tapi sepertinya Nalfisosrata ini sudah lama ada. Nalfisosrata adalah akronim dari "Pengenalan Fisik, Sosial & Ramah Tamah". Mereka yang mengikut...

Chapter 2 : Oh, Poor my college!

Gambar
Sepanjag perjalanan pulang aku masih belum bisa melupakan rangkaian hal yang kulalui hari ini. Sesi wawancara yang kupikir tidak memakan waktu lama justru menyita waktuku terlalu banyak. Aku baru keluar kampus pukul lima sore. Eca menungguku di lobby karena dia yang lebih dulu keluar ruangan. Ia sangat sabar padaku dan teman=temannya itulah yang membuatku senang berteman dengannya.  Kami keluar dengan rasa lapar yang menuntut dipuaskan. Aku menyarankan agar kami makan mie ayam terlebih dulu di kantin samping gedung FIS. Tapi ia menolaknya dan memilih segera pulang. Aku berjalan di sampingnya dengan botol air mineral yang nyaris habis isinya. Langit sore makin gelap dan kami memutuskan naik busway. Aku sudah mewanti-wanti dalam hati bahwa jam seperti ini adalah waktu yang kritis kami tidak akan kebagian busway. Jam pulang kerja yang ramai diikuti deru mobil berhembuskan asap. Kami menyebrang ke salah satu halte dan baru mendapatkan bus setelah menunggu dua puluh meniti. Di...

Chapter 1 : First sight

Gambar
I Love Night, Because It has full of stars Malam ini, tepat di tanggal 26 di bulan kesembilan aku menyusun kisahku dalam laman pribadi virtual. Aku baru menyelesaikan bakso kuahku sesaat sebelum menuliskan kisah ini. Selama mengunyah bola-bola itu aku memikirkan seseorang. Aku memikirkan salah seorang seniorku di kampus yang kebetulan dia juga adalah fasilitatorku selama di awal bangku kuliah. Pagi ini berbeda karena aku pikir ia akan berdiri di muka pintu kelasku sebelum kelas Kartografi selesai. Tapi ternyata dia tak ada disana, bukan karena sakit atau apa tapi lebih kepada dia tidak menempati kelas yang sama denganku.