KEBIASAAN BURUK MAHASISWA UNJ, YAKIN YANG BEGINI DISEBUT MAHASISWA?


Mahasiswa baru yang akan menempuh bangku kuliah di UNJ harap pelajarilah ini. Budaya kampus yang akan saya ceritakan ini sedikitnya jadi pengenalan kalian sebelum mengikuti perkuliahan di UNJ. .

Universitas Negeri Jakarta atau UNJ dikenal sebagai kampus pendidikan. Tapi kenyataannya mahasiswanya, masyarakat kampusnya bukanlah orang-orang terdidik. UNJ mencetak guru-guru dan pendidik tapi dalam perjalanannya mahasiswanya masih berotak konyol tidak mengerti budaya akademik.


UNJ - Kampus Hijau

Mahasiswa UNJ tidak tahu etika saat menggunakan lift. Mereka tidak tahu bahwa ada budaya “selalu dahulukan pengguna yang keluar” saat keluar dari lift. Di UNJ ada mahasiswa yang nyerobot masuk duluan bahkan saat pintu lift baru terbuka. Mereka ini yang tidak mengerti untuk memprioritaskan pengguna lift yang turun. Tidak jadi alasan apapun kilah mereka untuk berdalih. Jangan mentang-mentang buru-buru atau takut diselak dari belakang membuat membuat mereka berlaga jadi orang super sibuk dan penting yang lagi dikejar waktu.

Kedua, masih soal lift. Mahasiswa UNJ punya kebiasaan menekan semua tombol lantai tiap keluar dari lift. Biasanya si pelaku melakukan itu saat turun ke lantai satu. Ketika keluar lift dia akan mencetin semua tombol lantai dari 1 sampai 10. Tahu gunanya apa? Kesenangan pribadi? WTF. Silakan balik lagi ke SD kalau berpikir mencetin semua tombol adalah hal lucu yang bisa jadi kesenangan pribadi. Ini nggak lucu sama sekali.  Mending kalau orang yang naik kebetulan mau turun di semua lantai. Kalau nggak itu semua jadi buang-buang waktu buat mesti nungguin lift kebuka di tiap lantai satu per satu.

Ketiga, nggak nungguin orang yang akan ikut naik lift. Banyak mahasiswa belaga tidak peduli dengan orang-orang yang hendak masuk ke lift. Saat lift belum penuh sementara ada orang yang lari buru-buru sambil teriak ‘tunggu, tunggu!’ tapi orang yang di dalam lift nggak ada inisiatif untuk menekan tombol untuk nahan supaya pintu nggak ketutup. Iya sih bisa nunggu lagi, tapi ini bukan soal tunggu-tungguan tapi sudah hilangnya kepekaan mahasiswa UNJ-orang-orang dari kampus terdidik yang makin kesini makin hilang moral. Ngelakuin hal baik pakai kok mikir-mikir pakai hitung-hitungan.


Keempat, selak menyelak!. Mahasiwa UNJ sering nyelak antean lift sambil keroyokan alias rame-rame. Biasanya modus cara kerjanya, mereka ngobrol ngalor ngidul sama temen di antrean depan. Dan saat lift terbuka, mereka ikut masuk. Bukan main mahasiswa UNJ paling malas disuruh antre dan menunggu bahkan hanya untuk antre lift.  Sementara orang-orang di belakang mereka sudah nunggu lebih awal bahkan sampai nyentuh pintu masuk utama gedung. Yakin Mahasiswa kayak itu?

***
Selamat datang di UNJ, kalian mahasiswa baru. Hal-hal diatas hanya dilakukan oleh beberapa mahasiswa saja. Masih ada orang-orang baik di luar sana. Percaya deh. Yeah, sayangnya mereka  yang baik memilih diam dan nggak menegur kebiasaan bodoh seperti yang diatas. Jangan takut berbuat baik, minimal jangan menyusahkan orang lain dengan kebiasaan buruk kalian. 

Next post, bakal ada serba-serbi kampus tentang Fakultas Ilmu Sosial. Tungguin aja. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta :

Chapter 3 : Berjalan Layaknya Maba

Chapter 4: Kisahku Di Nalfisosrata